RUANG LINGKUP IPA
· ALAM SEMESTA
Ø
Mengenal alam semesta
Pengertian alam semesta
mencakup tentang mikrokosmos dan makrokosmos. Dalam mikrokosmos kita
mempelajari benda-benda yang memiliki ukuran sangat kecil, misalnya atom,
elektron, sel dan sebagainya. Sedangkan makrokosmos mempelajari benda-benda
yang memiliki ukuran sangat besar, misalnya bintang, planet, galaksi dan
sebagainya.
Ø Teori terbentuknya alam
semesta
– Teori Dentuman
Berdasarkan teori ini, alam
semesta terbentuk karena adanya ledakan massa yang sangat hebat yang disebabkan
oleh adanya reaksi inti.
– Teori Ekspansi dan
Kontraksi
Teori ini mengungkapkan bahwa
galaksi dan bintang-bintang terbentuk pada saat masa ekspansi.
Ø Isi alam
semesta
Alam semesta terdiri dari
semua materi, termasuk tenaga dan radiasi serta segala hal yang telah diketahui
dan baru dalam tahap percaya bahwa pasti ada di antariksa. Bumi, Bulan,
planet-planet, galaksi, dan bintang. Matahari merupakan salah satu bintang
diantara 200 milyar bintang lain yang bergerak dalam satu sistem disebut
Galaksi Bimasakti. Perhitungan sampai angka 200 milyar bintang ini merupakan
perkiraan dari sebuah galaksi (yakni Bimasakti) yang memiliki garis tengah
sekitar 100.000 tahun cahaya.
Di
alam semesta ini terdapat beratus-ratus galaksi dengan berbagai bentuk dan
ukuran. Dilihat dari bentuknya terdapat beberapa tipe, antara lain galaksi
spiral, galaksi spiral berbatang, galaksi elips, dan galaksi yang tidak
beraturan. Berdasarkan umumnya, diduga berturut-turut galaksi yang tidak
beraturan merupakan galaksi termuda, kemudian galaksi spiral, dan yang tertua
adalah galaksi elips.
·
SISTEM TATA SURYA
Sistem
tata surya merupakan suatu sistem organisasi yang teratur pada matahari dimana
matahari sebagai pusat peredaran dan dikelilingi pengikut-pengikutnya (planet,
satelit, asteroid, komet, dan meteor).
a. Matahari
Matahari adalah bintang
kuning, berbentuk bola, dengan diameter 865.000 mi (1 mi = 1,609 km), lebih
dari 100X diameter bumi. Salah satu bintang anggota galaksi Milky Way (Bima
Sakti). Matahari sangat penting bagi proses kehidupan di Bumi karena mensuplai
panas, cahaya, dan radiasi lain. Matahari memiliki garis tengah: 1.392.000
kmmassa : 331.950 massa bumi.Temperatur permukaan matahari mencapai 6.000°K,
inti mencapai 15.000.000°K, bintik-bintik hingga 4.000°K, dan tekanan mencapai
400×109 atm bumi.
b. Planet
Planet adalah Benda langit
yang tidak memiliki sumber cahaya sendiri.
Planet-planet dalam Tata
Surya berbeda-beda dalam ukuran dan komposisi, terdiri:
–
Kelompok Planet Dalam: planet-planet yang dekat dengan matahari, ukuran
relatif kecil, solid, rocky, massa jenis besar (Merkurius, Venus, Bumi, dan
Mars).
– Kelompok Planet Luar:
planet-planet yang jauh dari matahari, gas planets, terbentuk sebagian besar
oleh H dan He (Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Planet terluar, Pluto,
berukuran kecil dan terdiri dari es).
·
Bumi
Bumi
adalah planet ketiga dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar
kelima dari delapan planet dalam Tata Surya. Bumi juga merupakan planet
terbesar dari empat planet kebumian Tata Surya. Bumi terkadang disebut dengan
dunia atau Planet Biru.
Litosfer
Bumi terbagi menjadi beberapa segmen kaku, atau lempeng tektonik, yang
mengalami pergerakan di seluruh permukaan Bumi selama jutaan tahun. Lebih dari
70% permukaan Bumi ditutupi oleh air, dan sisanya terdiri dari benua dan
pulau-pulau yang memiliki banyak danau dan sumber air lainnya yang
bersumbangsih terhadap pembentukan hidrosfer. Kutub Bumi sebagian besarnya
tertutup es; es padat di lapisan es Antarktika dan es laut di paket es kutub.
Interior Bumi masih tetap aktif, dengan inti dalam terdiri dari besi padat,
sedangkan inti luar berupa fluida yang menciptakan medan magnet, dan lapisan
tebal yang relatif padat di bagian mantel
Bumi
berinteraksi secara gravitasi dengan objek lainnya di luar angkasa, terutama
Matahari dan Bulan. Ketika mengelilingi Matahari dalam satu orbit, Bumi
berputar pada sumbunya sebanyak 366,26 kali, yang menciptakan 365,26 hari
matahari atau satu tahun sideris. Perputaran Bumi pada sumbunya miring 23,4°
dari serenjang bidang orbit, yang menyebabkan perbedaan musim di permukaan Bumi
dengan periode satu tahun tropis (365,24 hari matahari). Bulan adalah
satu-satunya satelit alami Bumi, yang mulai mengorbit Bumi sekitar 4,53 miliar
tahun yang lalu. Interaksi gravitasi antara Bulan dengan Bumi merangsang terjadinya
pasang laut, menstabilkan kemiringan sumbu, dan secara bertahap memperlambat
rotasi Bumi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar