MANUSIA
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi
biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara
biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang
berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primata dari golongan
mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka
dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti
dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos,
mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi
kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi
mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama
berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok, dan lembaga untuk dukungan
satu sama lain serta pertolongan.
Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis
kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah
laki-laki atau perempuan. Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan
laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan
perempuan dewasa sebagai wanita.
Penggolongan
lainnya adalah berdasarkan
· Usia : mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja, akil balik, pemuda/i, dewasa, dan (orang) tua.
· Usia : mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja, akil balik, pemuda/i, dewasa, dan (orang) tua.
Dalam agama,sebenarnya
manusia itu terdiri atas 3 unsur yaitu:
·
Jasmani.
Terdiri dari Air, Kapur, Angin, Api dan Tanah.
·
Ruh.
Terbuat dari cahaya (NUR). Fungsinya hanya untuk menghidupkan
jasmani saja.
·
Jiwa. (An Nafsun/rasa dan perasaan).
Terdiri atas
3 unsur:
·
Syahwat/Lawwamah (darah hitam), dipengaruhi sifat Jin, sifatnya
adalah: Rakus, pemalas, Serakah, dll (kebendaan/materialis)-menjadi beban
masyarakat.
·
Ghodob/Ammarah ( Darah merah ), dipengaruhi oleh sifat Iblis,
Sifatnya adalah: Sombong, Merusak, Angkara murka dll (Menentang)-Menjadi
pengacau masyarakat.
·
Natiqoh/Muthmainah (darah Putih), Dipengarui sifat malaikat,
Sifatnya adalah: Bijaksana, Tenang, Berbudi luhur, Berachlak Tinggi dan Mulia-
Menciptakan kedamaian dan kasih sayang.
Alat dari
pada Jiwa yaitu otak, yang terdiri atas 3 bagian juga:
·
Akal (timbangan) haq atau bathil
·
Pikir (hitungan) Untung rugi
·
Zikir (ingatan) Ingat Allah
GADGET
Gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris,
yang artinya perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. Dalam
bahasa Indonesia, gadget disebut sebagai “acang”. Salah satu hal yang
membedakan gadget dengan perangkat elektronik lainnya adalah unsur “kebaruan”.
Artinya, dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi
terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis.
Asal-usul dari "gadget"
kata melacak kembali ke abad ke-19. Menurut Oxford English Dictionary , ada
bukti anekdotal untuk penggunaan "gadget" sebagai nama pengganti
untuk item teknis yang tepat satu nama tidak ingat sejak tahun 1850-an, dengan
1.886 buku Robert Brown Spunyarn dan Spindrift, Seorang anak pelaut log dari
keluar perjalanan dan rumah di gunting teh China yang mengandung penggunaan
awal dikenal di cetak.
Etimologi dari kata tersebut
diperdebatkan. Sebuah cerita beredar luas menyatakan bahwa gadget kata itu
"diciptakan" ketika Gaget, Gauthier & Cie, perusahaan di balik
repousse pembangunan Patung Liberty (1886), membuat versi skala kecil monumen
dan diberi nama setelah perusahaan mereka , namun ini bertentangan dengan bukti
bahwa kata itu sudah digunakan sebelumnya di kalangan bahari, dan fakta bahwa
hal itu tidak menjadi populer, setidaknya di Amerika Serikat, sampai setelah
Perang Dunia I.
Sumber-sumber
lain mengutip derivasi dari Perancis gâchette yang telah diterapkan pada berbagai
potongan mekanisme menembak, atau Perancis gagée , alat kecil atau aksesori.
The Oktober
1918 isu Notes dan Pertanyaan berisi entri multi-artikel tentang
"gadget" kata (12 S. iv. 187). H. Tapley-Soper dari Perpustakaan
Kota, Exeter, menulis:
Sebuah
diskusi muncul pada pertemuan Plymouth dari Asosiasi Devonshire pada tahun 1916
ketika itu disarankan bahwa kata ini harus dicatat dalam daftar provincialisms
lisan setempat. Beberapa anggota sependapat dari dimasukkannya atas dasar bahwa
itu adalah umum digunakan di seluruh negeri, dan seorang perwira angkatan laut
yang hadir mengatakan bahwa selama bertahun-tahun menjadi ekspresi populer di
layanan untuk alat atau melaksanakan, nama yang tepat yang tidak diketahui atau
telah untuk saat ini telah dilupakan. Saya juga sering mendengar diterapkan
dengan menggunakan sepeda motor teman-teman untuk koleksi perlengkapan untuk
dilihat pada sepeda motor. 'Nya menangani-bar yang disiram gadget' mengacu pada
hal-hal seperti spedometer, cermin, pengungkit, lencana, maskot, & c,
melekat pada kemudi.
Menangani.
The 'jigger' atau pendek sisanya digunakan dalam biliar juga sering disebut
'gadget', dan nama tersebut telah diterapkan oleh platelayers lokal untuk
'mengukur' digunakan untuk menguji akurasi dari pekerjaan mereka. Bahkan, untuk
meminjam dari masa kini Army gaul, 'gadget' diterapkan untuk 'hal lama. "
Penggunaan
istilah dalam bahasa militer melampaui angkatan laut. Dalam buku "Di atas
Pertempuran" oleh Vivian Drake , yang diterbitkan pada tahun 1918 oleh D.
Appleton & Co, New York dan London, menjadi memoar seorang pilot di British
Royal Flying Corps , ada kutipan berikut: "kami perasaan bosan itu
kadang-kadang lega dengan gadget baru -!. "gadget" adalah Flying Corps
slang untuk penemuan Beberapa gadget yang baik, beberapa komik dan beberapa
luar biasa "
Pada paruh kedua abad kedua
puluh, "gadget" istilah telah diambil pada konotasi kekompakan dan
mobilitas. Dalam esai 1965 "The Gizmo Besar" (istilah yang digunakan
bergantian dengan "gadget" seluruh esai), kritikus arsitektur dan
desain Reyner Banham mendefinisikan item tersebut sebagai: Sebuah kelas
karakteristik produk AS - mungkin yang paling karakteristik - adalah unit
mandiri kecil kinerja tinggi dalam kaitannya dengan ukuran dan biaya, yang
berfungsi untuk mengubah beberapa set terdiferensiasi keadaan ke kondisi lebih
dekat keinginan manusia. Minimum keterampilan diperlukan dalam instalasi dan
penggunaan, dan itu adalah independen dari setiap infrastruktur fisik atau
sosial di luar itu oleh yang dapat dipesan dari katalog dan disampaikan kepada
pengguna. Prospektifnya. Sebuah kelas
pelayan untuk kebutuhan manusia, ini klip-pada perangkat, gadget portabel,
memiliki pemikiran Amerika berwarna dan tindakan jauh lebih mendalam - saya
menduga -. Daripada yang umumnya dipahami.
LINGKUNGAN HIDUP
PENGERTIAN
LINGKUNGAN
Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik
lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari
lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan
lingkungan.
Pengertian lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar
manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun
tidak langsung. Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan
abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman
sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah,
juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada
di sekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis,
gedung sekolah, dan berbagai macam benda mati yang ada di sekitar.
Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut
juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem
pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang.
Secara khusus, kita sering menggunakan istilah lingkungan hidup
untuk menyebutkan segala sesuatu yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup
segenap makhluk hidup di bumi.
Adapun berdasarkan UU No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah
kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk di
dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan
manusia serta makhluk hidup lainnya.
Unsur-unsur lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi tiga,
yaitu:
a. Unsur Hayati (Biotik)
b. Unsur Sosial Budaya
c. Unsur Fisik
(Abiotik)KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
Berdasarkan faktor penyebabnya, bentuk kerusakan lingkungan
hidup dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Peristiwa Alam
Berbagai bentuk bencana alam yang akhir-akhir ini banyak melanda
Indonesia telah menimbulkan dampak rusaknya lingkungan hidup. Dahsyatnya
gelombang tsunami yang memporak-porandakan bumi Serambi Mekah dan Nias, serta
gempa 5 skala Ritcher yang meratakan kawasan DIY dan sekitarnya, merupakan
contoh fenomena alam yang dalam sekejap mampu merubah bentuk muka
bumi.Peristiwa alam lainnya yang berdampak pada kerusakan lingkungan hidup
antara lain:
a. Letusan gunung berapi
Letusan gunung berapi terjadi karena aktivitas magma di perut
bumi yang menimbulkan tekanan kuat keluar melalui puncak gunung berapi.Bahaya
yang ditimbulkan oleh letusan gunung berapi antara lain berupa:
·
Hujan abu vulkanik, menyebabkan gangguan pernafasan.
·
Lava panas, merusak, dan mematikan apa pun yang dilalui.
·
Awan panas, dapat mematikan makhluk hidup yang dilalui.
·
Gas yang mengandung racun.
·
Material padat (batuan, kerikil, pasir), dapat menimpa
perumahan, dan lain-lain.b. Gempa bumi
Gempa bumi adalah getaran kulit bumi yang bisa disebabkan karena
beberapa hal, di antaranya kegiatan magma (aktivitas gunung berapi), terjadinya
tanah turun, maupun karena gerakan lempeng di dasar samudra. Manusia dapat
mengukur berapa intensitas gempa, namun manusia sama sekali tidak dapat
memprediksikan kapan terjadinya gempa.
Oleh karena itu, bahaya yang ditimbulkan oleh gempa lebih
dahsyat dibandingkan dengan letusan gunung berapi. Pada saat gempa berlangsung
terjadi beberapa peristiwa sebagai akibat langsung maupun tidak langsung, di
antaranya:
a. Berbagai bangunan roboh.
b. Tanah di permukaan bumi
merekah, jalan menjadi putus.
c. Tanah longsor akibat
guncangan.
d. Terjadi banjir, akibat
rusaknya tanggul.
e. Gempa yang terjadi di dasar
laut dapat menyebabkan tsunami (gelombang pasang).
f. Angin topan terjadi akibat
aliran udara dari kawasan yang bertekanan tinggi menuju ke kawasan bertekanan
rendah.